Langsung ke konten utama

ASYIRWAN YUNUS BERI BANTUAN UNTUK NAGARI TARANTANG




Sesuai dengan janji Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs.H.Asyirwan Yunus, M.Si beberapa waktu lalu saatmelakukan peninjauan, akhirnya jembatan penghubung di Jorong Tarantang Nagari Tarantang Kecamatan Harauakhirnya diperbaiki juga karena sudah sangat membahayakan masyarakat penggunanya. Hal ini dilaksanakan melalui Gerakan Pembangunan Gotong Royong (Gerbang Gor) dimana Asyirwan Yunus yang hadir bersama beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah beserta jajarannya datang langsung ke lokasi jembatan tersebut, Sabtu (23/8).
Dalam sambutannya Asyirwan Yunus mengatakan bahwa Gerbang Gor ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Daerah untuk mengakomodir kegiatan-kegiatan yang tidak dianggarkan dalam APBDdan itu harus dalam aturan yang berlaku. “Ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Lima Puluh Kota terhadap situasi dan kondisi kritis yang terjadi di tengah masyarakat dan memerlukan penanganan yang cepat dan sesegera mungkin,”papar Asyirwan.
Diketahuoi sebelum puasa kemaren Asyirwan Yunus beserta Camat Harau dan Walinagari Tarantang memang sudah meninjau kondisi jembatan kayu ini. Namun berhubung menjelang puasa maka kegiatan Gerbang Gor ini ditunda sampai usai lebaran. “Itu sebabnya baru hari ini kita bersama dapat melaksanakannya dan kita ketahui bantuan ini hanya bersifat iuran secara ikhlas dari beberapa Kepala SKPD yang hadir yang bersifat bantuan sementara, mudah-mudahan di perubahan anggaran nantinya bisa terealisasisecara lebih sempurna,”imbuhAsyirwan.
Wali Nagari Tarantang juga juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota karena sudah membantu perbaikan jembatan ini. “Jembatan ini merupakan penghubung dengan sekitar 20rumah yang ada di seberang sungai ini dan sudah berusia puluhan tahun,”katanya. Pada kesempatan ituAsyirwan Yunus menyerahkan bantuan untuk memperbaiki jembatan tersebut kepada Wali Nagari Tarantang sebesarRp.4 juta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Medan Nan Bapaneh Balai Adat Katian Putuih Tarantang

BALAI ADAT MEDAN NAN BAPANEH KATIAN PUTUIH TARANTANG  1. Balai Adat Bagi orang Minangkabau kata “balai” merupakan homonim yaitu kata yang mengandung arti lebih dari satu. Balai diartikan juga sebagai pasar. Sebagai contoh orang pergi ke balai artinya ke pasar. Tetapi yang kita maksud dengan balai disini, adalah balai adat tempat bersidangnya Penghulu-Penghulu atau pemangku adat untuk membicarakan urusan pemerintahan nagari, menyelesaikan dan menyidangkan perkara dll. M. Rasyid Manggis Dt. Rajo Penghulu membedakan balai atas dua bagian yaitu Medan Nan Bapaneh dan Medan Nan Balinduang.              a. Medan Nan Bapaneh Dalam Medan Nan Bapaneh pengertian balai adalah suatu “Padang” atau tempat yang lapang dipelihara dengan baik. Sekelilingnya atau tempat tertentu diberi batu tempat duduk. Batu ini disusun sedemikian rupa sehingga memenuhi kebutuhan tempat sidang. Adakalanya pada masa dahulu ditanam pohon ber...

Kegunaan Vaksin Ketiga atau Booster

Menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah yang banyak diprediksi akan banyaknya para perantau pulang kampung yang mana disebabkan karena sudah beberapa tahun yang lalu tidak bisa pulang kampung untuk berlebaran dan berkumpul dengan keluarga, dibantu Babhinkamtibmas Nagari Tarantang sebagai perpanjangan tangan Kapolsek Harau dan Polres Lima Puluh Kota, Kepala Jorong Tarantang dan masyarakat lainnya mengikuti kegiatan Vaksin yang diadakan di Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota. Antisipasi peningkatan angka positif COVID-19 akibat dampak perantau pulang kampung, maka oleh pemerintah diberikan izin pulang kampung dengan persyaratan sudah vaksin booster. Vaksin dosis ini diberikan untuk meningkatkan antibodi / imun tubuh, sehingga resiko penyebaran virus bisa ditekan. Vaksin booster tengah digencarkan, terutama setelah merebaknya kasus positif corona varian Omicron. Booster vaksin disebut juga vaksin dosis ketiga diberikan sebagai upaya untuk memutuskan rantai penularan COVID-19. Tu...

Musibah / Bencana Kebakaran Rumah

Kronologis Kejadian Kebakaran Rumah di Tarantang Sehubungan dengan musibah kebakaran rumah yang dialami oleh Keluarga Fitri Rama Yanti atau yang biasa dipanggil Mima, menimbulkan ketiadaan yang sangat berdampak fatal dalam perekonomian keluarga, Karena pada hari Sabtu, 25 Januari 2020 sekitar pukul 08.30 WIB sepasang suami isteri tetap berusaha bekerja menjadi buruh harian lepas dengan orang lain, pada saat pagi itu anak dari keluarga tersebut yang pelajar SMK berusaha mandiri untuk memasak tanpa dampingan orang tua dan terlupa mematikan kompor gas sebagai peralatan memasak. Malang tidak dapat ditolak, rumah yang semi permanen yang dulu pernah mendapatkan bantuan rehab rumah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut terbakar tanpa bisa diselamatkan segala sesuatu barang – barang, yang didapatkan juga dengan berbagai cara membeli cash, mengangsur, berhutang dan segala macam cara halal pun ditempuh. Pada saat kejadian tersebut, warga masyarakat yang s...